Rabu, 11 November 2015

Wisata Sengkaling


Taman Rekreasi Sengkaling, merupakan sebuah perseroan terbuka yang bergerak di bidang jasa pariwisata dalam bentuk taman rekreasi, taman satwa dan restoran. Dilengkapi dengan berbagai jenis wahana permainan, kolam renang dan wisata kuliner.
Taman Rekreasi Sengkaling dibuka nonstop setiap hari, dengan jam operasional mulai pukul 06.00 hingga pukul 17.00 WIB. Sedangkan Sengkaling Food Festival, buka mulai pukul 12.00 hingga pukul 23.00 WIB. Hal ini dimaksudkan untuk memberi keleluasaan kepada masyarakat yang akan melakukan rekreasi sekaligus bersantai dan makan malam bersama keluarga maupun kolega.
Taman Rekreasi Sengkaling memiliki luas keseluruhan +/- 8,5 hektar, 6 hektar di antaranya berupa taman dan pepohonan hijau yang rindang. Mempunyai berbagai fasilitas yang memiliki keunggulan tersendiri dibandingkan tempat wisata yang lain. Salah satu keunggulan tersebut adalah terdapat wisata air, yang seluruh airnya berasal dari sumber alami. Konon, salah satu sumber yang ada yaitu Kolam Tirta Alam, dipercayai bisa membuat orang awet muda dan sampai saat inipun masih banyak masyarakat yang mempercayainya.

Informasi PATI

Pada zaman sekarang, teknologi bukanlah hal asing. Teknologi mulai menjadi sebuah gaya hidup yang berkembang di masyarakat. Segala usia dengan mudah mempelajari dan menggunakan teknologi. Namun, kemajuan-kemajuan dalam bidang teknologi tidak dibarengi dengan perilaku masyarakat yang bijak dalam menggunakan teknologi.
Penggunaan teknologi dalam kehidupan sehari-hari sangat mendominasi. Karena teknologi dapat mengefisiensi dan mempermudah tugas-tugas manusia. Teknologi mulai mencangkup segala bidang. Akan tetapi, banyak orang yang menyalahgunakan teknologi untuk hal-hal negatif. Penggunaan teknologi juga kurang dioptimalkan.
Salah satu bidang pengembangan teknologi adalah pendidikan. Teknologi dapat digunakan sebagai sarana pengembangan pendidikan. Apalagi para remaja juga sudah tidak asing lagi dengan teknologi. Perilaku remaja erat kaitannya dengan kemajuan teknologi. Teknologi dalam pendidikan dapat memberi hal-hal positif dan negatif. Hal-hal postif yang dapat diambil misalnya para remaja dapat leluasa mencari informasi, ilmu, dan modul pembelajaran dari internet. Internet dapat membuka cakrawala para remaja terhadap dunia luar. Dikarneakan  internet tidak terbatas ruang dan waktu.
Diperlukan suatu inovasi agar peran teknologi dalam pengembangan pendidikan berfungsi optimal. Peran guru sangat dibutuhkan. Guru dapat menggunakan teknologi sebagai sarana pembelajaran siswa ataupun sebagai sarana komunikasi antara guru dan siswa. Komunikasi antara guru dan siswa sangat dibutuhkan demi menciptakan suasana yang menyenangkan saat pembelajaran di sekolah.
Oleh karena itu para mahasiswa baru harus dibekali dengan pengetahuan teknologi nah, ini yang diterapkan pada kampus UMM para mahasiswa baru harus mengikuti PATI 2015 (Pelatihan Teknologi) selama 1 minggu selama PATI mahasiwa diberikan pelatihan selama 2 jam setiap hari  dan diberi oleh-oleh, ini bukan sembarangan oleh-oleh ini penentu kalian lulus PATI atau tidak yaps oleh-olehnya adalah Evaluasi yang harus dikerjakaan secara online dan langsung muncul nilai kita nah ini yang membuat mahasiswa baru agar dek-dekan nah oleh karena itu saya berikan tips saat mengerjakaan Evaluasi:

Perkembangan dan Kemajuan Teknologi

Ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) di indonesia berkembang dari tahun ke tahun sejak indonesia masih dalam penjajahan Belanda. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia pada masa penjajahan dipelopori dan diperkenalkan oleh pemerintah kolonial Belanda. Pada waktu itu masyarakat diperkenalkan pada persenjataan modern baik yang ringan maupun yang berat. Teknologi lain yang diperlihatkan dan digunakan oleh Belanda berupa kendaraan tempur dan alat-alat transportasi lainnya. Teknologi-teknologi tersebut berasal dari negara-negara di Eropa. Kemudian pemerintah kolonial Belanda menanamkan ilmu pengetahuan dan teknologi melalui pendidikan di sekolah-sekolah maupun dengan cara penggunaan secara langsung kepada masyarakat di indonesia.

Keunggulan dan Perkembangan Jurusan Teknik Elektro


Teknik Elektro adalah ilmu teknik atau rekayasa yang mempelajari sifat-sifat elektron atau sifat-sifat kelistrikan yang kemudian diaplikasikan pada kehidupan sehari-hari. Berasal dari bahasa Inggri selectrical engineering, yang bisa diartikan dengan teknik listrik.
Keunggulan:
Lulusan Teknik Elektro mempunyai kompetensi dasar dan terapan di bidang ketenagaan listrik, komunikasi, informatika dan instrumentasi.

Prospek karir :
Lulusan dari program studi ini sangat dibutuhkan oleh instansi pemerintah (Departemen PU, Bappeda, Bappenas, Kominfo), industri, terutama di PLN, industri kelistrikan, industri komputer dan informatika, telekomunikasi, elektronika dan industri-industri yang menggunakan sistem instrumen  kendali.

Universitas Muhammadiyah Malang

Sejarah


The University of Muhammadiyah Malang was founded in 1964 and initiated by the figure of Muhammadiyah Leadership in Malang. At the beginning the University of Muhammadiyah Malang (UMM) was affiliated with the University of Muhammadiyah Jakarta established by Yayasan Perguruan Tinggi Muhammadiyah Jakarta with the Deed of Notary R.Sihojo Wongsowidjojo in Jakarta No. 71 on June 19 1963.

At that time the University of Muhammadiyah Malang had three faculties: Faculty of Economics, Faculty of Law, and the Faculty of Teacher Training and Education which included the Islamic Education Department. The three faculties obtained the registered status from Education and Culture Ministry,Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, in 1966 by the Decree Number 68/B-Swt/p/1966 dated December 30 1966.

Banyuwangiku

Merujuk data sejarah yang ada, sepanjang sejarah Blambangan kiranya tanggal 18 Desember 1771 merupakan peristiwa sejarah yang paling tua yang patut diangkat sebagai hari jadi Banyuwangi. Sebelum peristiwa puncak perang Puputan Bayu tersebut sebenarnya ada peristiwa lain yang mendahuluinya, yang juga heroik-patriotik, yaitu peristiwa penyerangan para pejuang Blambangan di bawah pimpinan Pangeran Puger ( putra Wong Agung Wilis ) ke benteng VOC di Banyualit pada tahun 1768.
Namun sayang peristiwa tersebut tidak tercatat secara lengkap pertanggalannya, dan selain itu terkesan bahwa dalam penyerangan tersebut kita kalah total, sedang pihak musuh hampir tidak menderita kerugian apapun. Pada peristiwa ini Pangeran Puger gugur, sedang Wong Agung Wilis, setelah Lateng dihancurkan, terluka, tertangkap dan kemudian dibuang ke Pulau Banda ( Lekkerkerker, 1923 ).